Greeting, subjects…. It is I,am about to give another writing…how’re ya’all doin? I’m doin perfectly fine as I am begin to write this anyway…
Okay, off we go…
Sekarang ini, gua lagi sibuk, sibuk buat menghitung mundur, buat kembali ke kegiatan per-koass-an gua lagi. Seriously, I’m about to forget gimana rasanya jadi koass, setelah selama 1 bulan gua meliburkan diri, ditambah 3 bulan dibuat libur sama kampus gua. Yang gua tau sekarang, in some ways, I feel excited, happy. In other ways, my heart beats faster, I feel nervous. Perasaan yang sama, kayak waktu gua mulai koass buat pertama kali setahun yang lalu. Hell, wonder what next goin to happen…
My first problem is, gua harus kembali mengadaptasi jam biologis gua yang normal, ke yang absurd sesuai sama dunia per-koass-an which is, I have to try to wake up so early again, which is I’ve not accomplised yet and it suck.
Next problem, selama gua meliburkan dan diliburkan, gua ga nyentuh buku sama sekali, ga belajar sama sekali, which is I am doomed, kalo pas koass, masih kayak gitu juga.
So wish me luck for this re-start thing…
Yesterday, one of my best friend told me literally by asking question “bly, mau sampe kapan, umur mental lo ga disesuaiin ama umur fisik? You’re 23 years old now, muka lo 25, tapi umur mental lo masih kayak 18 tahun”. Gua cuma bisa cengengesan. But I guess I have my own answer to that. Gua ngerasa bahwa umur mental gua, bakal bergerak sesuai kebutuhan. Saat gua harus berfikir dewasa terhadap konflik di depan gua, gua bakal dewasa. Selebihnya, gua bakal kayak gua apa adanya. Lagian, dengan berfikir kayak anak-anak remaja, gua ngerasa lebih jujur dalam hidup gua, lebih enjoy, no worries about how’s life gonna be on the road ahead, not give a damn shit about other people thoughts. I could do what I want. I do what I love to do. That’s how my mental working for now.
Okay, enough for now… Write again later… Smell ya…